Aglonema Red Sumatra
Aglonema red sumatra (aglonema sumatra) berdaun hijau tua dengan semburat merah di tengah dan tulang daun. Cocok untuk pemula.
Kenali jenis aglonema, dari aglonema red sumatra hingga aglonema putih, lengkap dengan media, pupuk, dan cara merawatnya. Ubah warna tanaman 3D di bawah ini!
Gerakkan kursor atau sentuh layar untuk memutar tanaman, lalu scroll untuk membaca.
Aglonema (nama ilmiah Aglaonema) adalah tanaman hias daun dari keluarga Araceae yang berasal dari hutan tropis Asia. Tanaman aglonema populer karena daun aglonema memiliki warna dan corak indah, mulai dari merah, pink, hijau, hingga putih, serta mudah tumbuh di dalam ruangan dengan cahaya terang tidak langsung.
Ciri daun aglonema: berbentuk lonjong hingga lanset, permukaan agak mengilap, dengan tulang daun menonjol dan pola bercak atau semburat warna. Sebagai tanaman hias aglonema, ia juga dikenal dapat tumbuh baik di ruang tamu, kantor, dan teras teduh.
Jenis bunga aglonema berupa bunga tongkol (spadix) yang dibungkus seludang (spathe) berwarna hijau pucat hingga putih. Setelah dibuahi, bunga dapat menjadi buah beri yang berwarna merah atau oranye.
Berikut macam aglonema berdasarkan warna dominannya. Pilih kategori, lalu tekan “Lihat di 3D” untuk mencoba warnanya pada tanaman.
Aglonema red sumatra (aglonema sumatra) berdaun hijau tua dengan semburat merah di tengah dan tulang daun. Cocok untuk pemula.
Aglonema red dengan tepi daun dan tulang tangkai merah menyala seperti warna lipstik.
Aglonema merah dengan tepi daun dan pelepah kemerahan yang kontras dengan daun hijau.
Aglonema pink lembut dengan semburat merah muda yang manis, favorit kolektor tanaman hias.
Daun hijau bertabur bercak pink, memberi kesan ceria pada sudut ruangan.
Aglonema hijau keperakan berdaun besar, tangguh dan toleran terhadap cahaya rendah.
Aglonema hijau berdaun sempit dan panjang yang memberi tampilan tropis elegan.
Aglonema putih berpola: daun hijau dengan bercak putih krem yang terang.
Tampilan dominan putih krem dengan sedikit hijau, menghadirkan kesan bersih dan segar.
Catatan: nama kultivar dan penampilan warna dapat berbeda antar penjual dan kondisi cahaya.
Gunakan media porous dan gembur: campuran sekam bakar, cocopeat, pakis cacah, dan kompos matang. Pastikan drainase pot lancar dengan pH sekitar 5,5–6,5.
Beri NPK seimbang dosis rendah tiap 2–4 minggu, atau pupuk daun encer. Pupuk organik membantu warna daun tampil cerah. Jangan berlebihan.
Letakkan di cahaya terang tidak langsung (sekitar 50–70% teduh) pada suhu 20–30°C. Sinar matahari langsung dapat membuat daun terbakar.
Siram saat media 2–3 cm bagian atas mulai kering. Hindari genangan agar akar tidak busuk, dan bersihkan daun dari debu secara berkala.
Pisahkan anakan saat ukurannya cukup besar atau gunakan stek batang. Gunakan alat bersih dan biarkan luka kering sebelum ditanam.
Getah aglonema mengandung kalsium oksalat yang dapat mengiritasi. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan, serta cuci tangan setelah menangani.
Pilih cara merawat, lalu lihat apa yang terjadi pada tanaman. Contoh memakai aglonema merah.
Simulasi ini penyederhanaan untuk edukasi. Hasil nyata bergantung pada varietas, ukuran pot, suhu, dan kelembapan.
Atur takaran bahan, lalu lihat perkiraan sifat media dan kecocokannya untuk aglonema.
Angka bersifat perkiraan untuk edukasi, bukan hasil uji laboratorium. Sifat bahan berbeda antar produk.
Saat mencari bibit aglonema atau tempat jual aglonema, perhatikan hal berikut agar tanaman cepat tumbuh dan sesuai harapan:
Informasi di halaman ini bersifat edukasi. Bandingkan dengan beberapa sumber terpercaya sebelum membeli bibit atau tanaman.
Berdasarkan warna: aglonema merah (Red Sumatra, Lipstick, Siam Aurora), aglonema pink (Lady Valentine, Pink Dalmatian), aglonema hijau (Silver Bay, Cutlass), dan aglonema putih (White Rajah, Snow White).
Salah satu aglonema merah populer di Indonesia dengan daun hijau tua dan semburat merah pada tulang serta bagian tengah daun.
Media porous dan kaya bahan organik, misalnya sekam bakar, cocopeat, pakis cacah, dan kompos matang, dengan pH sekitar 5,5–6,5.
NPK seimbang berdosis rendah tiap 2–4 minggu, pupuk daun encer, atau pupuk organik. Hindari dosis berlebih.
Saat media bagian atas sekitar 2–3 cm mulai kering. Hindari genangan air.
Pilih daun segar tanpa hama, batang kokoh, akar putih sehat, dan pastikan nama kultivar sesuai karakter daun.
Ya, berbunga berupa spadix dengan seludang. Getahnya mengandung kalsium oksalat yang dapat mengiritasi jika tertelan, jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.
Aglonema.com adalah situs edukasi tanaman hias aglonema yang sedang dalam pengembangan. Saat ini kami belum menyediakan layanan konsultasi maupun penjualan jenis, bibit, media, dan pupuk aglonema.
Untuk kritik, saran, atau masukan seputar isi situs, Anda dapat menghubungi kami melalui WhatsApp.
Hubungi via WhatsApp